Blog Toko
Temukan event, kabar terbaru, dan promosi terbaru di sini!
Dec 10, 2021
Cara Cek Expired Skincare yang Perlu Anda Ketahui

Bungas Talk | Gloskin Banjarmasin – Menggunakan skincare di masa kini seperti menjadi kebutuhan yang tidak lepas. Merawat diri dengan skincare menjadi salah satu bukti mencintai diri sendiri. Selain mencegah penuaan dini, perawatan dengan skincare bisa membuat kulit lebih sehat.

Namun tidak jarang, ada beberapa kesalahan dalam penggunaan skincare, salah satunya adalah tidak mengecek tanggal kadaluarsa yang tertera. Bukannya mendapatkan kulit yang bagus, malah akan mendapat masalah. Lalu apa yang harus kita ketahui tentang rentang waktu penggunaan produk skincare kita?


Daftar Jangka Waktu Pemakaian Produk

Mengutip dari laman woke.id, dikatakan bahwa secara umum ada batas waktu untuk setiap produk. Untuk kosmetik riasan biasanya lebih lama. Mulai dari 6 bulan hingga 2 tahun. Misalnya foundation yang bisa bertahan 1 tahun, lipstik 2 tahun, blush on 2 tahun, dll.

Namun berbeda dengan skincare yang memiliki jangka waktu lebih cepat. Biasanya maksimal 1 tahun. Itu belum termasuk skincare yang sudah digunakan/dibuka. Apalagi menggunakan skincare yang berbentuk jar (disentuh menggunakan jari), maka akan lebih cepat terkontaminasi kuman.

Batas kadaluarsa krim malam mungkin berbeda dengan krim siang. Untuk skincare organik bahkan lebih cepat lagi. Jadi pastikan untuk membeli skincare yang tepat dan tahu berapa lama dia bertahan dalam jangka waktu tertentu.


Bahaya Menggunakan Skincare Expired

Apakah kosmetik kadaluarsa masih bisa dipakai? Tentu tidak ya. Kecuali digunakan untuk keperluan lain. Misalnya lipstik jadi spidol, toner dijadikan pembersih meja, itu mungkin masih bisa. Namun untuk wajah, jangan sekali-sekali dicoba.

Lalu apa sih bahaya dari penggunaan skincare yang sudah expired atau kadaluarsa? Nah, ternyata beberapa dampak yang bisa terjadi jika kita menggunakan skincare atau kosmetik kadaluarsa yaitu:


Kulit Iritasi

Tidak ada yang menginginkan kulit iritasi akibat pemakaian skincare yang expired. Mungkin karena ingin berhemat, malah sebaliknya. Jangan sampai nanti jatuhnya lebih boros karena harus melakukan perawatan lanjutan untuk kulit yang iritasi.


Masalah di Area Mata

Menggunakan skincare yang dioles di bagian bawah mata bisa menjadi berdampak juga pada area bawah mata. Jangan sampai disepelekan ya.


Bibir Kering

Bibir kering bisa terjadi karena penggunaan lip balm atau pelembab bibir yang ternyata sudah kadaluarsa. Hati-hati!


Gatal atau Kering

Menggunakan produk body lotion adalah salah satu skincare yang paling banyak digunakan. Namun hati-hati jika ternyata menggunakan body lotion bukannya malah lembap namun malah bikin kulit jadi gatal dan kering. Mungkin saja itu sudah kadaluarsa.


Muncul Jerawat

Munculnya jerawat bisa diakibatkan dari berbagai faktor. Mulai dari jenis kulit, makanan, bahan skincare, hingga skincare yang expired. Tetap harus hati-hati.


Cara Cek Expired Skincare

Ada beberapa metode untuk cara cek skincare yang expired. Setiap produk bisa jadi sama atau bahkan berbeda. Yuk simak caranya:

1. Periode After Opening

Periode After Opening atau disingkat PAO adalah jangka waktu penyimpanan produk setelah dibuka. Biasanya diberikan simbol wadah terbuka dan di bagian tengah ada angka dan huruf M yang menandakan berapa lama produk itu bisa awet setelah dibuka. Jadi meski expired belum sampai namun ada tanda ini, ikuti tanda PAOnya ini ya.

tanggal setelah skincare dibuka


2. Manufactured Date

Tanggal produksi biasa disingkat dengan MFG. Buat teman-teman yang tidak menemukan tangal expired, bisa mengecek tanggal produksinya. Karena tidak semua negara mewajibkan tanggal expired. Misalnya bertuliskan MFG 100622019, berarti produk tersebut diproduksi tanggal 10 Juni 2019. Selanjutnya silakan mengecek jangka waktu masing-masing produk.


3. Barcode/Cek Secara Online

Untuk produk luar negeri biasanya meyertakan barcode. Anda bisa mengecek di www.checkcosmetic.com untuk informasi lengkap mengenai tanggal produksi dan masa simpan. Beberapa produk Indonesia sudah bisa diperiksa dengan ini, namun kebanyakan hanya bisa produk luar negeri.

barcode skincare


4. Tanggal Expired

Nah ini biasanya sudah jelas di setiap produk jika ada tanggal expired ditandai dengan huruf EXP. Biasanya diikuti uruttan tanggal bulan dan tahun, atau bulan dan tahun saja. Atau dengan format YYYY/MM/DD. Biasanya terletak diujung produk dan dicetak emboss (timbul).

tanggal expired skincare


5. Cek Kondisi

Cara terakhir adalah mengecek kondisi skincare yang kita gunakan. Jika sudah berubah warna, jadi berbau, hati-hati bisa jadi itu sudah kadaluarsa. Adapun cara membaca expired date kosmetik korea biasanya cukup melihat simbol Bahasa korea yang tertera. Bisa dilihat di gambar di bawah ini

cek kondisi skincare


Kesimpulan

Menggunakan skincare tidak hanya menyenangkan tapi juga harus berhati-hati. Jangan sampai niat untuk memprebaiki kulit wajah malah terjadi sebaliknya akibat tidak paham bagaimana mengecek kadaluarsa pada skincare.

Perhatikan poin-poin penentu kadaluarsa mulai dari Periode After Opening, Manufactured Date, Barcode, Tanggal Expired, hingga Cek Kondisi secara manual.

Ingat untuk mengambil skincare dalam jar dengan tangan yang bersih. Jika tidak itu bisa memperecepat skincare kadaluarsa karena terkontaminasi kuman. Sekian artikel terkait cara cek expired skincare yang perlu anda ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat ya.



Salam,

Gloskin Banjarmasin


sumber:

https://www.woke.id/cara-cek-tanggal-kadaluarsa-kosmetik/

https://www.99.co/blog/indonesia/cara-membaca-kosmetik-kadaluarsa/#:~:text=Setiap%20kemasan%20produk%20buatan%20pabrik,tertera%20pada%20barcode%20produk%20kosmetik.

Sumber gambar:

https://journal.sociolla.com/beauty/serba-serbi-masa-berlaku-dan-tanggal-kedaluwarsa-kosmetik

Dec 10, 2021
5 Cara Mengecek Skincare Aman atau Tidak


Bungas Talk | Gloskin Banjarmasin – Berbagai iklan skincare yang menawarkan mampu mencerahkan serta menghaluskan & melembutkan dalam waktu cepat pada kulit wajah dan tubuh demikian menggoda. Sebenarnya skincare memang penting yaitu untuk merawat kulit wajah serta tubuh agar tetap sehat dan mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan apakah skincare yang digunakan aman atau tidak.

Bungas Talk adalah webinar yang membahas tentang perawatan kulit. Acara ini diselenggarakan oleh Female Blogger of Banjarmasin (FBB) bersama Gloskin pada Minggu 14 Maret 2021. Dr. Elizabeth Kosasih yang akrab disapa dokter Eliz menjadi narasumber acara tersebut.


Yuk Hindari Skincare Berbahaya

Yuk Hindari Skincare Berbahaya adalah tema yang dibahas dan berlangsung selama 60 menit ini sangat luar biasa karena pemaparan dokter Eliz membuat para peserta yang hadir menjadi paham tentang bagaimana mengecek skincare yang aman atau tidak.


Penggolongan kosmetik

Dokter Eliz pun mengawali pembahasan skincare dengan menjelaskan terkait penggolongan kosmetik. Kosmetik di sini tidak hanya kosmetik riasan tetapi juga kosmetik perawatan kulit.

Jadi skincare sebenarnya termasuk dalam golongan kosmetik berdasarkan penggunaannya yaitu perawatan kulit. Contoh dari skincare yaitu sabun (face/body cleanser), cleansing milk & cream, toner, moisturizer, day & night cream, sunscreen, sunblock, face/body scrub dan seterusnya.


Legalitas & keamanan produk kosmetik

Badan Pemeriksa Obat & Makananan (BPOM) dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM MUI) adalah pihak yang berwenang untuk memeriksa apakah produk – produk obat (termasuk kosmetik) dan makanan sudah terkategori sebagai produk yang aman & halal.

Biasanya produk yang telah lolos uji BPOM & LPPOM MUI akan terdaftar pada daftar produk aman & halal selain itu pada produknya tertera logo kedua lembaga tersebut beserta nomor atau barcode sertifikasi.


Produk aman namun bermasalah pada kulit anda

Jangan terburu-buru menjudge pada produk skincare tertentu apalagi produk tersebut telah resmi terdaftar pada BPOM & LPPOM MUI. Sebab sifat dari produk skincare sendiri sebenarnya ‘individual’. Cocok pada si A dan B, tapi belum tentu untuk si C dan D.

Jadi, menurut dokter Eliz, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter spesialis kulit apakah produk tersebut cocok untuk Anda. Bisa juga dengan melakukan patch test dalam jangka waktu 3 hari pada bagian belakang leher atau lipatan siku. Bila nantinya menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, artinya produk tersebut memang tidak aman atau tidak cocok bagi Anda.


Apakah itu merkuri, hidrokinon, steroid?

Bila Anda membeli produk skincare pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan-bahan berbahaya atau melebihi dosis dari yang dianjurkan. Dokter Eliz menyampaikan bahwa ada produk-produk skincare yang memang mengandung bahan berbahaya, maka jelas dilarang untuk digunakan.

Merkuri (Hg) adalah salah satunya. Senyawa ini adalah air raksa yaitu logam yang berbentuk cair, berwarna putih dan mudah menguap pada suhu ruangan. Banyak digunakan pada produk skincare untuk mencerahkan atau memutihkan kulit. BPOM padahal sudah melarang penggunaannya meski dalam dosis kecil namun masih saja ada produk skincare yang mengandung merkuri dan konsumen pun masih ada juga yang mengunakannya.

Senyawa ini pada jangka pendek akan berdampak iritasi pada kulit, perubahan warna kulit, kulit menipis dan ada noda hitam. Sedangkan jangka panjang bisa menderita kanker kulit.

Selain itu ada juga produk yang sebenarnya untuk kasus kulit tertentu namun tidak digunakan sebagaimana mestinya. Maksudnya di sini, penggunaan produk skincare tersebut seharusnya sesuai resep dan anjuran dokter spesialis kulit namun faktanya ternyata malah tidak demikian. Hal ini jelas akan membawa dampak negatif pada kulit.

Hidrokinon & Steroid adalah senyawa kimia yang disalahgunakan baik oleh produsen nakal & konsumen yang tidak paham akan dampaknya.

Hidrokinon sebenarnya untuk terapi hiperpigmentasi yang dilakukan oleh dokter. Bila disalahgunakan maka efek jangka pendeknya yaitu bisa terjadi iritasi pada kulit, kulit menjadi merah dan ada rasa terbakar. Efek jangka panjangnya, salah satunya yaitu leukemia.

Steroid biasanya disalahgunakan sebagai whitening cream atau body lotion. Sebenarnya bila digunakan sesuai indikasi dan dosis yang tepat maka tidak akan bermasalah pada kulit.


Cek ricek skincare

Tips untuk mengecek aman atau tidaknya skincare maka anda cukup memperhatikan 5 hal berikut:

  1. Produk harus memiliki nama atau merk yang jelas.
  2. Perhatikan kemasan produk terkait logo & nomor sertifikasi BPOM, komposisi bahan, cara penggunaan, manfaat produk dan tanggal kedaluwarsa (biasanya berupa tanggal-bulan-tahun produksi & expired dari produk).
  3. Cek pada list BPOM apakah benar terdaftar sebagai produk yang aman. List ini ada pada situs BPOM.
  4. Lakukan patch test selama 3 hari berturut-turut.
  5. Konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk penggunaan produk skincare


Kesimpulan

Penggunaan skincare yang tepat sesuai jenis kulit alangkah baiknya melalui konsultasi dengan dokter ahli kecantikan. Sebagai konsumen selain ingin tampil cantik kita juga harus punya kesadaran untuk menghindari skincare yang berbahaya.


Salam,

Gloskin Banjarmasin

Dec 10, 2021
Manfaat Menggunakan Skincare

Skin Tips | Gloskin Banjarmasin – Penggunaan skincare sangatlah penting terutama bagi kaum hawa. Selain untuk merawat kulit, tapi juga agar memiliki kulit yang bersih dan sehat. Meskipun terlihat banyak step by step yang harus dilakukan, dari pagi hingga malam hari karena setiap aktifitas yang kalian lakukan membutuhkan perlindungan untuk kulit terutama wajah. Sebelum lanjut membahas manfaat dari menggunakan skincare, mari memahami pengertian dari skincare lebih dahulu.


Apa Itu Skincare?

Arti Skincare merupakan serangkain kegiatan perawatan kulit yang mendukung kesehatan dan untuk menunjang kecantikan kulit. Skincare mencakup pembersih wajah, pelembap, hingga tabir surya serta produk lain untuk perawatan kulit yang umum digunakan.


Apakah Skincare Itu Penting ?

Kulit kalian tidak akan bisa akan sehat dengan sendirinya tanpa adanya perawatan, jadi mulai sekarang mari merawat kulit wajah dengan skincare yang sesuai dengan jenis kulit serta permasalahan kulit anda masing-masing.

Beberapa orang pernah bilang : dulu nggak apa-apa nggak pakai skincare, kenapa sekarang harus? Salah satu fakto kenapa kita harus menggunakan skincare adalah lingkungan kita yang sudah berubah dan juga gaya hidup yang berubah. Contohnya dulu polusi tidak sejahat sekarang, dulu nggak suka makanan junk food eh sekarang hobby makan junk food.


Manfaat Menggunakan Skincare

Berikut beberapa manfaat menggunakan Skincare secara rutin :

  1. Mengatasi Resiko Permasalahan Kulit Wajah : Salah satu contoh yang sering sekali terjadi pada kulit wajah seperti tumnbuhnya jerawat dan kulit kusam atau flek hitam yang muncul, mulai adanya kerutan akibat penuaan dini, hal ini bisa anda tangani jika telah menggunakan skincare secara rutin dan merawat kulit wajah dengan baik.
  2. Mencerahkan Kulit & Membuat Kulit Sehat : Jika anda tidak menggunakan skincare maka akan semakin banyak masalah kulit yang muncul salah satunya kulit kusam akibat tidak terawat . Buat anda yang sering malas untuk membersihkan wajah hal ini juga bisa terjadi loh, solusinya rutin kah merawat kulit agar lebih sehat.
  3. Membangun Rutinitas Sehat : Alasan anda agar lebih rajin merawat kulit agar mendapatkan hasil yang maksimal wajah juga akan lebih sehat, kenyal dan terlihat bercahaya. Hal ini membuat anda lebih bersemangat untuk menjalani hari dengan bahagia.
  4. Menjaga Kebersihan Kulit : Siapa yang tidak ingin mempunyai kulit impian yang nampak seperti masih bayi mulus tanpa noda. Caranya ialah anda harus rajin menggunakan skincare yaitu pembersih wajah serta double cleansing. Hal ini dapat menjadi kebiasaan baik agar kulit bisa bernafas tanpa adanya sisa kotoran atau polusi yang berdampak buruk untuk kesehatan.
  5. Melindungi Kulit Saat Memakai Makeup : Kulit yang sehat maka makeup tipe atau jenis apapun akan selalu cocok, dan tidak perlu pusing untuk mencari jenis makeup untuk kulit wajah. Setiap harinya pasti anda selalu menggunakan makeup dalam aktifitas didalam ruangan atau luar ruangan sekalipun. Kulit membutuhkan perawatan agar penggunaan makeup tidak akan mempengaruhi keadaan kulit saat selesai menggunakan makeup.

Sekarang menjadi pilihan kalian untuk menjaga serta merawat kulit wajah diri sendiri, jika bukan dari individu sendiri lantas siapa lagi ? Karena tahapan skincare yang tepat dan sesuai dengan jenis kulit akan sangat berpengaruh terhadap hasilnya kelak. Manfaat Menggunakan Skincare tidak hanya 5 point diatas akan tetapi lebih banyak lagi.


Kesimpulan

Jika kalian adalah seorang pemula dalam memulai untuk menggunakan skincare maka sebaiknya dikonsultasikan lebih dahulu kepada yang lebih ahli, atau anda juga bisa mencoba skincare yang sudah disesuaikan dengan jenis kulit anda sebelumnya. Skincare mempunyai segudang manfaat agar kulit kita menjadi sehat, bersih, lembut dan bercahaya.


Salam, 


Gloskin Banjarmasin

Dec 10, 2021
Lima Urutan Tahapan Skincare Rutin untuk Pemula

Skin Tips | Gloskin Banjarmasin – Apakah anda menggunakan skincare, tetapi kalian tidak kunjung merasakan hasilnya? Bisa jadi, anda salah dalam mengaplikasikan produk skincare. Ternyata menggunakan skincare itu memiliki beberapa tahapan loh. Karena dengan menggunakan tahapan skincare rutin, manfaat skincare tentu akan dirasakan dengan maksimal.

Selain mengetahui tahapan skincare dengan tepat dan benar, dalam pemakaian skincare itu sendiri, setiap langkahnya, skincare juga waktu untuk menyerap ke dalam kulit. Sehingga, beri jeda antara satu skincare, dengan skincare maksimal agar kandungannya terserap baik ke kulit.


Apa Sih Skincare itu?

Sebelum membahas tentang Tahapan Skincare Rutin ini, anda sebenarnya tahu tidak apa itu skincare? Skincare sendiri adalah perawatan kulit dengan menggunakan produk dengan ingredients yang sesuai untuk jenis kulit masing-masing.

Karena, setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda pula. Skincare yang diperuntukkan oleh orang yang kulit berminyak tentu tidak sama dengan skincare untuk kulit yang kering.


Apa bedanya Skincare dan Bodycare?

Banyak sekali orang yang mengira, kalau bodycare itu termasuk skincare. Padahal, skincare maupun bodycare itu berbeda. Kalau skincare fokus pada perawatan kulit wajah, body care tentu lebih fokus pada perawatan tubuh.

Produk-produk skincare itu seperti cleanser, toner, moisturizer, dan lain-lain. Kalau body care mempunya produk seperti body lotion, body butter, dan lain lain.


Apakah Ada Efek Jika Tidak Menggunakan Skincare?

Tentu ada. Apalagi, zaman sekarang yang polusi dan sinar matahari nya semakin tidak bersahabat untuk kulit. Tentu, kulit wajah memerlukan proteksi dan perawatan agar tetap sehat. Akibat nya jelas, selain kerusakan kulit, tentu berdampak pula pada kecantikan kulit wajah itu sendiri.

Tahapan skincare rutin perlu dilakukan, agar kulit wajah terhindar dari permasalahan seperti jerawat, pori-pori besar, kusam, bintik hitam, serta kerutan.


Urutan Tahapan Skincare Rutin

Nah, berikut lima tahapan skincare rutin untuk pemula yang perlu anda ketahui, dan dilaksanakan tentunya


1.Cleanser

Untuk tahapan pertama ini, mutlak sekali dilakukan. Karena dengan wajah yang bersih, akan memudahkan penyerapan tahapan skincare berikutnya.

Cleansing sendiri terdiri dari dua tahap, yang sering juga dibilamg sebagai double cleansing. Pertama, pakai cleansing oil terlebih dahulu, untuk mengangkat kotoran dan makeup di wajah tanpa membuat wajah menjadi kering.

Selanjutnya, gunakan sabun wajah atau face wash untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran yang masih tertinggal dari penggunaan cleansing oil tersebut.


2.Toner

Kenapa harus menggunakan toner? Fungsi dasar dari toner sendiri adalah untuk menetralkan pH wajah sehabis dibersihkan. Anda bisa menggunakan toner sesuai kebutuhan kulit masing-masing.

Karena, dengan toner yang tepat (sesuai dengan jenis kulit wajah), wajah akan menjadi lebih segar, lembab, dan siap untuk menerima skincare pada tahap berikutnya agar lebih maksimal.


3.Serum

Tahap skincare rutin berikut ini adalah kunci agar tahapan skincare berikutnya menjadi lebih maksimal. Serum sendiri berbentur cair, sehingga mudah meresap lebih baik didalam kulit.

Serum sendiri memiliki konsetrasi zat-zat aktif yang lebih tinggi, sehingga lebih baik dalam mengatasi permasalahan kulit, karena serum bisa meresap ke bagian kulit terdalam.

Untuk kulit yang berminyak, bisa menggunakan serum dengan kandungan salicylic acid, sedangkan kandungan hyaluronic acid cocok untuk kulit kering. Untuk anda yang mempunyai masalah noda hitam serta kerutan, serum dengan kandungan vitamin dan retinol bisa jadi pilihan.

4.Eye Cream

Meski sering disepelekan, tetapi kulit mata itu wajib dirawat. Seperti yang anda tahu, kulit di sekitar area mata tersebut cenderung lebih tipis dibanding kulit di area lain. Jadi meski kalian rajin menggunakan skincare, tapi jarang menggunakan eye cream tidak heran kalau kulit mata kalian muncul garis-garis halus.

Sehingga, sebelum menggunakan moisturizer, pakailah eye cream terlebih dahulu. Karena, bukan hanya kulit wajah yang dirawat, kulit area sekitar mata juga perlu dirawat.


5.Moisturizer & Sunscreen

Tahap terakhir dalam urutan skincare rutin yaitu dengan menggunakan moisturizer. Moisturizer sendiri penting untuk mengunci skincare yang kalian pakai sebelumnya.

Moisturizer sendiri juga memiliki banyak pilihan untuk jenis kulit masing-masing. Jangan lupa setelah memakai moisturizer, diamkan dulu semalam lima menit sebelum makeup, agar kandungan skincare nya terserap dengan maksimal.

Untuk pemakaian siang hari, juga tidak lengkap tanpa memakai sunscreen. Sunscreen sendiri berfungsi untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari. Meskipun kalian sudah melakukan urutan skincare rutin dengan benar, namun tidak menggunakan sunscreen, hasilnya akan percuma


Kesimpulan

Wah ternyata salah tahapan bisa beakibat tidak maksimalnya hasil skincare yang kita pakai ya. Semoga sharing kali ini bisa memberikan manfaat. Sekian dulu informasi tentang tahapan skincare rutin ini. Jangan malas untuk skincare setiap hari ya, demi kulit yang sehat dan cantik.



Salam, 

Gloskin Banjarmasin

Dec 10, 2021
Cara Memilih Skincare yang Bagus dan Tepat Sesuai Jenis Kulit

Skin Tips | Gloskin Banjarmasin – Memiliki kulit wajah yang sehat pasti menjadi dambaan setiap manusia yang ada di bumi, baik perempuan maupun laki-laki. Perlu peran penting skincare dan sifat konsisten terhadap apa yang dikerjakan. Lakukan secara bertahap untuk hasil yang maksimal. Untuk memilih skincare yang bagus diperlukan tips yang jitu, agar terhindar dari kesalahan dalam pengaplikasianya.

Penggunaan skincare itu sendiri bertujuan untuk mencegah ataupun mengurangi resiko terjadi pada permasalahan kulit, menghilangkan dark spot, mencegah penuaan hingga mengatasi jerawat, minyak secara berlebih.


Berkenalan dengan Arti Skincare

Ternyata skincare ini bagian dari kosmetik. Kosmetik yaitu suatu bahan/ sediaan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir & organ genitalia bagian luar) – BPOM RI No. HK.00.05.4.1745)


Penggolongan Kosmetik

  • Kosmetik Perawatan Kulit (Skincare)

Skincare, jika mentalaah dua kata dari skin yang artinya kulit, dan care merawat, maka dapat diartikan skincare artinya merawat kulit. Penjelasan lebih tepatnya yaitu serangkaian kegiatan perawatan kulit untuk mendukung kesehatan pada kulit.

Contoh : Sabun (face,body cleanser), cleansing milk, cleansing cream, toner, moisturizer, day & night cream, sunscreen, sunblock, face / body scrub dll.

  • Kosmetik Riasan (Dekoratif / Make-up)

lebih menitik beratkan fungsinya untuk mempercantik dan merias. Komponen penting pada (primer) pada umumnya adalah pewarna

contoh : Foundation, bedak, blush on, eyeshadow, lipstik, dll


Bagaimana Tips Dalam Mengecek Skincare Bagus dan Aman?

Sekarang banyak orang yang sudah mulai melek terhadap dunia kecantikan, dari anak muda sampai orang dewasa, dan juga orang tua. Mereka pasti memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kulit agar tetap sehat dan mengurangi penuaan dini.

Bermacam-macam merk dari dalam maupun luar sudah banyak berjejer di pasaran ataupun toko online, sudah banyak dari mereka melakukan inovasi guna menghasilkan produk yang terbaik. Kebanyakan dari pengguna skincare membeli hanya karen booming atau lagi trend, padahal tanpa melakukan reset bisa berdampak pada iritasi pada wajah karena kandungan bahan tidak cocok dikulit.

Untuk itu sangat penting dalam membaca dan mempelajari kandungan yang terdapat pada skincare sebelum membelinya. Hal yang perlu diingat dalam pemilihan skincare apa yang dibilang bagus belum tentu aman terhadap jenis kulit. Supaya anda tidak salah dalam pemilihan skincare yang bagus dan aman berikut tips nya :


1.Sesuaikan dengan Jenis Kulit

Tahapan paling utama dan dikatakan penting dalam pemilihan skincare yaitu penyesuaian jenis kulit. Umumnya ada tiga jenis kulit, yaitu normal, kering dan berminyak. Pastikan anda mengetahui jenis kulit yang ada punya. Jika merasa ragu terhadap tipe kulit seperti apa, disarankan untuk ke klinik kecantikan atau ke dokter. Jangan sampai salah menentukan jenis akan berdampak pada kesalahan dalam menggunakan bahan pada skincare yang dipakai.


2.Pentingnya Memperhatikan Izin Produk

Untuk melihat produk itu bagus atau aman ketika diaplikasikan lulus uji dan terdaftar di Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM). Untuk produk yang sudah terdaftar dan lulus uji sudah pasti dikatakan aman. Tips untuk membeli atau menggunakan produk ini sudah terdaftar atau belum, bisa dicari menggunakan internet, nanti akan di jelaskan apakah kandungan yang terdapat berbahaya atau tidak, diberitahukan tempat produksi dan juga dokter yang meraciknya.


3.Baca Komposisi Skincare yang Ingin Digunakan

Selain mengetahui izin bpom, sangat penting membaca dan memahami kandungan dari setiap skincare yang digunakan, atau bahan apa saja yang terdapat di dalam produk tersebut. Tujuan dari ini untuk menghindari bahan berbahaya.


4.Stop ! Hindari Penggunaan Untuk Hasil yang Instan 

Sekarang sudah banyak skincare yang beredar untuk memutihkan kulit secara instan, secara cepat tetapi nyatanya salah dalam hal peracikannya. Jangan percaya sama yang dijual dengan kandungan yang tidak disebutkan. Bisa jadi itu mengandung bahan berbahaya. Memang benar putih secara cepat, tapi bahan yang menempel pada kulit bisa berakibat jangka panjang.

Perlu dipatahkan stigma atau pemikiran masyarakat yang mengatakan bahwa cantik itu harus putih. Yang benar adalah cantik itu ketika memiliki kulit yang sehat dan kenyal, tidak menggunakan produk yang akan merugikan dirinya di kemudian hari. Jangan terpengaruh dan jangan tertipu sama produk yang bisa mencerahkan dalam sekejap.


Ciri Skincare Berbahaya dan Tidak Aman digunakan Dalam Jangka Pendek Maupun Jangka Panjang

Beberapa ciri-ciri skincare dikatakan berbahaya dan bisa berdampak pada kondisi kulit, yaitu sebagai berikut :

  • Tidak mempunyai penandaan berupa nama atau merk.
  • Tidak mencantumkan ingredients dan manfaatnya
  • Cara penggunaan tidak jelas
  • Tidak mencantumkan tempat produksi
  • Tidak memiliki nomor BPOM
  • Tidak terdapat tanggal luarsa


Dampak dari Tidak Menggunakan Skincare

Penggunaan skincare kewajiban bagi semua umat wanita dan laki-laki, bagaimana jika skincare tidak menjadi hal yang wajib dalam dilakukan, pastinya memiliki dampak yang sangat serius. Pernah mendengar kata lebih baik mencegah daripada mengobati, hal itu berlaku juga dalam melakukan kegiatan skincare. Adapun dampak yang terjadi ketika lalai dalam menggunakan skincare.

  1. Banyak Kotoran Menumpuk di Kulit.
  2. Mempercepat Tanda Penuan.
  3. Kulit Lebih sensitif terhadap jerawat.
  4. Ketika dirias, akan kelihatan flek hitam sehingga sangat sulit untuk dirias.


Kesimpulan

Dalam memilih skincare yang bagus itu sangat diperlukan, agar terhindar dari penyalahan penggunaan produk dan juga efek setelah pemakaian. Jika tidak mengetahui jenis kulit, disarankan agar mengecek kondisi kulit bisa datang langsung ke klinik kecantikan ataupun konsultasi dengan dokter, hal ini berfungsi agar penggunaan skincare bisa secara tepat. Ingat, hindari penggunaan secara instan, hal itu bisa saja di dalam produk tersebut terdapat bahan yang tidak diperbolehkan ijin edar BPOM.



Salam, 

Gloskin Banjarmasin

Dec 10, 2021
Berbahaya! Ini 5 Kandungan Skincare Yang Harus Dihindari

Skin Tips | Gloskin Banjarmasin – Ada banyak sekali berbagai brand dan jenis skincare yang bermunculan sekarang ini. Namun tahukah anda kandungan skincare yang harus dihindari? Di dalam sebuah skincare tentunya ada banyak zat dan senyawa yang terkandung, yang kemudian akan meresap ke dalam lapisan kulit anda. Kulit merupakan organ tubuh terbesar yang menutupi seluruh permukaan tubuh. Fungsi dari kulit ini sangat penting bagi tubuh seperti melindungi tulang, otot, ligamen dan saraf.


Kenapa Harus Waspada Skincare Berbahaya? 

Sebanyak 60% dari apa yang dioleskan pada kulit akan meresap. Yang artinya produk itu akan mempengaruhi kesehatan tubuh, ada yang positif dan ada yang negative. Jika produk tersebut berbahaya yang ada bukannya merawat kulit, anda malah merusaknya sendiri. Banyak kandungan dari produk skincare seperti sabun wajah, krim wajah, losion, tabir surya, dan yang lainnya dapat menyebabkan alergi, eksim, kanker, gangguan hormon, hingga gangguan reproduksi.

Sebaiknya sebelum membeli produk skincare anda tahu dulu apa saja sih kandungannya, jangan hanya berpatokan pada apa yang dikatakan iklan atau siapa yang mengiklankannya. Pastikan beberapa kandungan skincare yang harus dihindari berikut tidak termasuk dalam skincare anda!


Bahan Skincare yang Harus Dihindari

  1. Merkuri

Merkuri adalah logam berat berbentuk cair berwarna keperakan dan mudah menguap pada suhu ruangan. Merkuri memiliki nama lain yaitu air raksa yang dalam tabel periodik unsur kimia disebut dengan simbol Hg atau Hydrargyrum.

Kandungan merkuri banyak disalahgunakan sebagai bahan produk untuk mencerahkan dan memutihkan. Biasanya produk tersebut tidak memberikan kejelasan komposisi di kemasannya dan hanya sebatas bertuliskan krim malam atau krim siang. Beruntungnya ada webinar Gloskin yang menjelaskan tentang bahayanya merkuri ini.

Pada webinar tersebut dr. Elizabeth menjelaskan efek samping penggunaan merkuri dapat mengiritasi kulit, membuat perubahan warna kulit, membuat kulit menipis serta munculnya noda-noda hitam di kulit. Sedangkan dalam jangka panjang mengunaan merkuri dapat menyebabkan kanker kulit.

Agar tidak tertipu membeli produk skincare yang mengandung merkuri ada baiknya anda cek daftar skincare abal-abal yang dikeluarkan oleh BPOM.

Ada cara mengetahui krim mengandung merkuri dengan emas. Anda cukup mengoleskan krim tersebut di bagian tangan lalu mengosokannya dengan cincin emas. Jika krim tersebut berubah warna menjadi keperakan berarti krim tersebut mengandung merkuri.

  1. Paraben

Paraben merupakan zat pengawet yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi yang dapat ditemukan dalam berbagai produk mulai dari produk kosmetik skincare maupun kosmetik riasan.

Zat paraben ini dapat ditemukan dalam makeup, sabun untuk tubuh, deodoran, shampo, dan pembersih wajah. Anda juga dapat menemukannya dalam produk makanan dan farmasi.

Paraben memiliki sifat untuk meniru estrogen yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara pada perempuan dan penurunan jumlah sperma pada laki-laki. Efek samping lainnya adalah adanya reaksi alergi, dermatitis dan kemerahan pada kulit. Produk paraben memiliki sejumlah turunan, di antaranya butylparaben, ethylparaben, propylparaben dan methylparaben.

  1. Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

Sodium Lauryl Sulfate adalah zat deterjen yang membuat busa dan gelembung. Biasanya ditemukan di 90% produk perawatan pembersih yang berbusa seperti produk perawatan kulit dan kosmetik, sampo, dan pasta gigi.

Zat ini dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kekeringan, mengelupas, sensitif dan kulit menjadi kencang seperti tertarik. Kulit yang bersih dan kencang itu adalah hasil dari minyak alami wajah yang hilang. Jadi disarankan untuk tidak memakai sabut cuci muka yang menghasilkan banyak busa sabun.

  1. Triclosan

Triklosan biasa digunakan sebagai antiseptik, disinfektan, atau pengawet dalam lingkungan rumah sakit, dalam berbagai produk konsumen termasuk kosmetik, produk kebersihan rumah tangga, bahan plastik, mainan, cat, dan sebagainya.

Kandungan Triclosan umum ditemukan pada pasta gigi, deodoran, dan sabun antibakteri. Zat kimia ini berkaitan dengan gangguan hormonal, resistensi bakteri, gangguan fungsi otot, dan gangguan fungsi kekebalan tubuh. Triclosan juga dapat meningkatkan munculnya alergi.

  1. Oxybenzone

Oxybenzone biasanya ditemukan pada produk tabir surya seperti sunscreen dan sunblock. Kandungan ini dikenal sebagai pengganggu endokrin dan dapat mengubah fungsi tiroid. Ini juga dapat menyebabkan alergi kulit.

Anda bisa memilih produk kecantikan yang mengandung zinc oxide atau titanium oxide yang lebih efektif untuk melembapkan dan melindungi kulit sensitif dari paparan sinar matahari dan radikal bebas.


Kesimpulan

Itulah beberapa zat kimia berbahaya yang harus dihindari dalam produk skincare. Beberapa kandungan yang berbahaya diatas jangan sampai menjadikan anda takut untuk menggunakan skincare. Akibat tidak memakai skincare juga tidaklah bagus karena akan membuat permasalahan lain pada kulit seperti terlihat lebih tua dari umur sebenarnya.

Mari lebih hati-hati dan selektif dalam memilih produk skincare agar tidak menimbulkan masalah kesehatan yang tidak diinginkan. Sekian tulisan mengenai kandungan skincare yang harus dihindari.


Salam, 

Gloskin Banjarmasin